jump to navigation

Blok Ambalat Masih Diincar Malaysia May 27, 2009

Posted by intan littlebabe in 1.
Tags: , , , ,
trackback

Senin (25/5) kapal perang Malaysia kembali berusaha memasuki Blok Ambalat. Kejadian ini sudah terjadi berkali-kali. Bahkan seperti yang dikutip dari vivanews.com terhitung sejak Januari sampai April 2009 tercatat angkatan perang Malaysia sudah memasuki Blok ini sebanyak sembilan kali. Armada angkatan perang Malaysia yang memasuki Blok Ambalat tidak hanya kapal perang, tetapi juga helicopter dan pesawat beechraft.

Seperti kita ketahui Blok Ambalat ini telah menjadi rebutan oleh Indonesia dan Malaysia sejak puluhan tahun lamanya. Bahkan tidak hanya Ambalat yang menjadi rebutan, tetapi juga dua pulau lain yang sekarang resmi menjadi milik Malaysia berdasarkan Keputusan International Court of Justice (ICJ), yaitu Pulau Sipadan dan Ligitan.

Kebetulan beberapa saat lalu saya dan teman-teman mengangkat tema tentang lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan ke tangan Malaysia. Pulau ini resmi dikuasai oleh Malaysia pada tanggal 17 Desember 2002 setelah perjuangan panjang yang dilakukan kedua negara untuk mendapatkan hak milik atas kedua pulau tersebut. Terdapat hal yang mengejutkan mengenai alasanICJ memutuskan akhirnya kedua pulau tersebut menjadi milik Malaysia, karena keputusan tersebut tidak didasarkan kepada bukti otentik yang dimiliki kedua negara. Tiga pertimbangan ICJ adalah:

  1. Malaysia secara terus-menerus berada di pulau tersebut. Hal ini dibuktikan dengan adanya bangunan-bangunan rumah penduduk sipil.
  2. Malaysia telah melakukan penguasaan efektif terhadap kedua pulau tersebut. Misalnya dengan pembangunan mercusuar dan pembangunan cottage sebagai sarana penunjang pariwisata.
  3. Malaysia telah melakukan perlindungan serta pelestarian ekologis. Perlindungan ini berupa perlindungan terhadap terumbu arang dan kekayaan bawah laut di kedua pulau tersebut.

Keputusan tersebut merupakan tamparan bagi pihak Indonesia karena menyadarkan bahwa selama ini perhatian terhadap pulau-pulau kecil dan terpencil sangat minim. Pembangunan di negara ini masih belum merata. Oleh karena itu Indonesia kemudian mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Pulau Terkecil Terluar Indonesia. Hal ini untuk mencegah agar sumber daya Indonesia berupa pulau-pulau ini tidak beralih ke negara lain.

Kembali pada Ambalat yang masih belum ditemukan jawaban akhir dari perebutan Blok ini. Jika melihat ke belakang,kapal patroli sebenarnya telah terdapat kesepakatan antara Malaysia dan Indonesia pada tahun 1969 bahwa Blok ini termasuk ke dalam wilayah NKRI. Namun, pada tahun 1979 Malaysia membuat peta wilayahnya dan mengklaim Ambalat termasuk ke dalam wilayah mereka. Apalagi setelah diketahui kalau Blok Ambalat mengandung cadangan minyak bumi dan gas yang  jumlahnya sangat besar. Hal ini memicu kembali hubungan yang memanas diantara kedua negara. Pasang surut memanasnya hubungan ini sering kali terjadi karena tindakan pihak Malaysia yang selalu berusaha memperkeruh suasana. Indonesia sendiri masih belum melakukan tindakan yang berarti untuk mempertegas kedudukannya atas Blok tersebut. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:

  1. Diplomasi politik luar negeri Indonesia yang melemah. Beberapa dekade yang lalu, Indonesia terkenal dengan diplomasi politiknya yang diancungi jempol oleh negara manapun. Namun seiring perkembangan jaman kebanggaan tersebut kian memudar. Indonesia semakin kehilangan taringnya di kancah Internasional, terutama apabila terkait dengan berbagai permasalahan dan konflik dengan negara lain. Contoh nyata yang sering kita temui adalah tidak mampunya Indonesia membela TKI-nya yang teraniaya di negeri orang. Lepasnya P. Sipadan dan Ligitan juga membuktikan lemahnya diplomasi Indonesia;
  2. Miskinnya angkatan bersenjata Indonesia. Jangankan untuk menambah armadanya, untuk biaya perawatan angkatan bersenjata saja negeri ini masih kewalahan. Jadi tidak heran jika angkatan bersenjata negara ini seperti macan ompong dan peralatan yang dimiliki berubah menjadi besi tua. Lagi-lagi contoh nyata yang dapat kita lihat adalah terjadinya kecelakaan dua pesawat Hercules beberapa saat lalu. Lalu apalagi yang dapat dibanggakan dari angkatan bersenjata kita untuk melindungi Blok Ambalat yang sekecil itu? Hal ini juga semakin menambah kekhawatiran saya, mampukah mereka melindungi melindungi bangsa yang sebesar ini?
  3. Kurangnya perhatian Indonesia terhadap pulau-pulau kecil, terpencil, dan berbatasan langsung dengan negara tetangga. Pemerintah Indonesia, terutama pada zaman sentralisasi dulu sering kalimelupakan nasib pulau-pulau kecil ini. Padahal jika diteliti dan dieksplor pulau-pulau tersebut memiliki potensi dan kekayaan alam yang sangat besar. Betapa ruginya Indonesia setelah P. Sipadan dan Ligitan yang termasuk pulau terindah di dunia lepas ke tangan Malaysia.

Begitulah kondisi negara ini. Masih banyak permasalahan yang harus dibenahi disana-sini. Terutama kekayaan negara negara ini yang harus dimanajemen dengan baik(Jadi inget,,,besok ada UAS Manajemen Kekayaan Negara T_T). Jangan sampai karena ketidakbecusan dan ketidakpedulian pemerintah dan bangsa Indonesia, kekayaan yang sering kita banggakan malah beralih ke tangan negara lain dan memperkaya mereka. Ini sama saja membiarkan maling mencuri  harta kita didepan mata kita sendiri.

Advertisement

Comments»

1. Ilyasman - May 27, 2009

Blog Ambalat itu seharusnya ditulis blok ambalat toh,pake K..

P. Sipadan dan Ligitan lepas dari NKRI juga dipengaruhi kurangnya bukti historis Indonesia tentang P. Sipadan dan Ligitan. Sedangkan blok ambalat, Indonesia sudah memiliki bukti berdasar perjanjian pada era 1960-an. Pada saat itu dibahas 3 titik yaitu ambalat, P. Sipadan dan Ligitan, namun hanya didapat 1 kesepakatan yaitu tentang ambalat..

2. medmamed - May 29, 2009

duh…ntan..
‘berat’ bener topik artikrlnya yg diangkat…heheheheh…….

btw, mampir lah k tokonya mamed…
http://taniashop.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.